Tuesday, July 1, 2025

Pembelajaran Mendalam Deep Learning

Infografis: Pembelajaran Mendalam untuk Transformasi Pendidikan

Pembelajaran Mendalam

Sebuah Pendekatan Transformatif untuk Mewujudkan Pendidikan Indonesia yang Bermutu untuk Semua

Mengapa Transformasi Pendidikan Mendesak?

Indonesia menghadapi krisis pembelajaran yang signifikan, tercermin dari skor PISA yang masih di bawah rata-rata internasional. Ini menandakan perlunya perubahan mendasar dalam pendekatan belajar-mengajar.

Perbandingan Skor PISA 2022

Grafik ini menunjukkan perbandingan skor rata-rata siswa Indonesia dengan rata-rata negara OECD dalam tiga kompetensi utama. Kesenjangan ini menjadi pendorong utama untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih efektif seperti Pembelajaran Mendalam.

Indonesia

Rata-rata OECD

Apa itu Pembelajaran Mendalam (PM)?

PM adalah pendekatan yang memuliakan proses belajar, menciptakan suasana yang kondusif bagi siswa untuk berkembang secara holistik melalui olah pikir, hati, rasa, dan raga.

🧘

Berkesadaran

Siswa hadir penuh, termotivasi, dan aktif meregulasi diri untuk mencapai tujuan belajar.

🌍

Bermakna

Pembelajaran relevan dengan dunia nyata, menghubungkan pengetahuan dengan konteks kehidupan.

🎉

Menggembirakan

Suasana belajar positif dan bebas tekanan yang menumbuhkan antusiasme serta motivasi intrinsik.

Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam

PM dibangun di atas empat pilar utama: tujuan akhir yang jelas (Profil Lulusan), proses belajar yang terstruktur (Siklus 3M), dan didukung oleh ekosistem pembelajaran yang solid.

Tujuan Akhir: 8 Dimensi Profil Lulusan

PM bertujuan untuk membentuk lulusan yang utuh, mencakup aspek spiritual, sosial, intelektual, dan fisik. Delapan dimensi ini menjadi kompas bagi seluruh proses pendidikan.

Proses: Siklus Pengalaman Belajar (3M)

Pengalaman belajar siswa berjalan dalam siklus berkelanjutan untuk membangun pemahaman yang kuat, dari mengetahui hingga mampu merefleksikan.

1. Memahami

Mengkonstruksi pengetahuan esensial, aplikatif, dan nilai karakter.

3. Merefleksi

Mengevaluasi proses, melakukan regulasi diri, dan perbaikan.

2. Mengaplikasi

Menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata dan pemecahan masalah.

Strategi Implementasi PM

Implementasi PM membutuhkan perubahan paradigma, di mana guru menjadi pusat inovasi dan didukung oleh seluruh ekosistem pendidikan.

Peran Guru: Dari Pelaksana ke Pusat Inovasi

Sistem pendidikan transformatif membalik piramida dukungan, menempatkan guru di puncak sebagai sumber inovasi kebijakan, bukan sekadar penerima instruksi.

Konvensional

Pusat
Daerah
Sekolah
Guru

Transformatif

Pusat
Daerah
Sekolah
Guru

Rekomendasi Utama untuk Implementasi

Untuk mewujudkan PM, beberapa langkah strategis perlu diambil, berfokus pada pemberdayaan guru dan penguatan ekosistem.

  • Kurangi Beban Guru

    Mengurangi beban administrasi dan jam mengajar agar guru fokus pada inovasi pembelajaran.

  • Tingkatkan Kompetensi

    Menyelenggarakan PPG dan pelatihan berbasis PM untuk guru, kepala sekolah, dan pengawas.

  • Perkuat Kemitraan

    Membangun kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan industri (DUDIKA).

Infografis ini dibuat berdasarkan Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam (Februari 2025) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Popular Posts

Total Pageviews